Senjata Pemusna Masal

January 5, 2008 at 6:21 pm Leave a comment

[Radio Nederland, Senin, 3.3.2003; Oleh Yanti Mualim] Amerika Serikat sudah lama geram melihat Saddam Hussein tetap berkuasa di Irak. Negara-negara di Eropa pada umumnya lebih sabar dan lebih bersedia memberi kesempatan pada inspektur senjata apakah benar Irak memiliki senjata pemusnah massal? Saddam Hussein dituntut menghancurkan senjata pemusnah massal yang katanya dimiliki oleh Irak. Yang dicari-cari adalah Rhihab Thaha, seorang pakar mikrobiologi lulusan Norwich, Inggris yang diberitakan memimpin program pengembangan senjata biologis. Berikut rangkuman wawancara dengan Dr. Arief Witarto, seorang pakar bioteknologi dari LIPI. apakah senjata biologis bisa disebut senjata pemusna masal.

Senjata pemusna masal

Dibandingkan dengan senjata konvensional seperti pistol, demikian Dr. Arief Witarto, senjata biologis dapat disebut senjata pemusnah massal karena penggunaannya lain. Senjata biologis ditebarkan di air atau di udara. Jadi korbannya akan jauh lebih banyak. Klik logo untuk suara.

Menurut catatan, Irak masih memiliki 10.000 liter anthrax dan 2000 liter botulinum. Botulinum berbeda dari anthrax. Racun botulinum termasuk racun yang paling efektif di dunia. Apakah jumlah yang dimiliki Irak itu banyak

Memesan bibit penyakit

Ada jenis-jenis racun yang bisa digunakan sebagai senjata dengan menyebarkannya melalui air atau makanan. Dr. Hans Blix dan Dr. El Baradei inpektur senjata di Irak menyampaikan dalam laporan mereka, sulit berjumpa dengan ilmuwan-ilmuwan Irak, mereka tidak pernah bisa bicara leluasa, selalu diawasi atau pembicaraan mereka selalu direkam. Rejim Saddam Hussein sangat takut ilmuwan-ilmuwan itu membongkar rahasia. Salah satu yang sangat dicari adalah Rhihab Thaha, pakar mikrobiologi audio_biglulusan Inggris. Ibu bersuara lembut dan pemalu itu diberitakan mengembangkan senjata biologis di Irak. Ia dulu memesan bibit anthrax dan botulinum dari Amerika Serikat pada 1986, pada masa pemerintahan Ronald Reagan. Bagaimana cara memesan bibit penyakit?

Tidak mencurigakan

Memesan bibit menurut Dr. Arief Witarto tidak sulit. Pemesanan juga tidak mencurigakan karena industri farmasi juga membutuhkan bahan-bahan sama. Rejim Saddam pada 1991 mengaku semua senjata pemusnah massal sudah dimusnahkan, tapi ketika Khidar Hamza, ahli nuklir Irak dari Jenderal Hussein Kamal al-Majid, menantu Saddam melarikan diri mereka membongkar rahasia. Mereka mengatakan Saddam Hussein masih punya senjata bilogis cukup untuk membunuh jutaan orang.

Entry filed under: 1. BIOTEKNOLOGI, Bioweapon. Tags: .

Langsing dengan ”Chitinase” Unggul MIFTA Kedepankan IT Bernafaskan Islam

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

January 2008
M T W T F S S
     
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Blog Stats

  • 117,955 hits

%d bloggers like this: